• Jumat, 10 Juli 2026

4 Tips Jago Matematika Tanpa Bakat atau IQ Tinggi, Lulusan ITB Bongkar Rahasia Belajarnya

- Selasa, 7 Juli 2026 | 17:00 WIB
Jago matematika ternyata bukan soal bakat atau IQ tinggi, melainkan memahami konsep dasar, rajin latihan, dan menggunakan cara belajar yang tepat.
Jago matematika ternyata bukan soal bakat atau IQ tinggi, melainkan memahami konsep dasar, rajin latihan, dan menggunakan cara belajar yang tepat.

Vincent juga menegaskan bahwa menghafal rumus tidak sepenuhnya salah. Namun, rumus sebaiknya dihafalkan setelah seseorang benar-benar memahami konsep di baliknya.

Banyak siswa yang hanya menghafal bentuk rumus sehingga kebingungan ketika menghadapi variasi soal yang berbeda saat ujian. Padahal, jika memahami logika penyusun rumus, siswa akan lebih mudah menentukan langkah penyelesaian.

Baca Juga: Ganesha Operation Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Simak Program dan Keunggulannya

Untuk memastikan pemahamannya, Vincent sering menggunakan teknik mengajar teman. Dengan menjelaskan materi menggunakan bahasa yang sederhana, seseorang dapat mengetahui apakah dirinya benar-benar memahami suatu konsep atau masih perlu mempelajarinya kembali.

Metode ini dikenal luas sebagai Feynman Technique, yakni belajar dengan cara menjelaskan materi sesederhana mungkin kepada orang lain.

Strategi terakhir yang dibagikan Vincent adalah memanfaatkan visualisasi ketika mengerjakan soal matematika.

Baca Juga: Review Kantin Sekolah Ciputra: Cashless, Menu Sehat, hingga Lili Catering Jadi Favorit Siswa

Menurutnya, kemampuan matematika bukan sekadar menghitung cepat, melainkan kemampuan berpikir logis dalam menyelesaikan masalah. Visualisasi dapat membantu mengubah persoalan yang abstrak menjadi lebih mudah dipahami.

Sebagai contoh, pada soal cerita mengenai jumlah tabungan beberapa orang, Vincent menyarankan menggambarkan hubungan antarvariabel menggunakan kotak, diagram, atau ilustrasi sederhana. Dengan cara tersebut, hubungan antarangka menjadi lebih jelas sehingga penyelesaian soal dapat dilakukan secara logis.

Ia menilai metode visualisasi akan semakin penting ketika mempelajari materi matematika tingkat lanjut yang memiliki konsep lebih abstrak.

Baca Juga: Universitas Gadjah Mada Tempati Peringkat 2 Kampus Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Januari 2026

Melalui empat strategi tersebut, Vincent berharap semakin banyak pelajar memahami bahwa kemampuan matematika bukanlah bakat bawaan. Dengan memperkuat konsep dasar, rutin berlatih, memahami logika rumus, serta menggunakan visualisasi, siapa pun memiliki peluang untuk menjadi lebih mahir dalam menguasai matematika.

 

source: youtube@Vincdels

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cendikiawan Tristan Valentino

Tags

Artikel Terkait

Terkini