pendidikan

5 Perpustakaan Tertua di Dunia, Ada yang Berdiri Sebelum Masehi dan Menyimpan Harta Karun Ilmu

Kamis, 9 Juli 2026 | 15:20 WIB
Mengintip lima perpustakaan tertua di dunia yang menjadi saksi lahirnya peradaban dan menyimpan warisan ilmu pengetahuan selama ribuan tahun.

 

PETACENDEKIA.ID - Perpustakaan tertua di dunia bukan hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi saksi lahirnya peradaban dan perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Beberapa di antaranya bahkan telah berdiri sejak sebelum Masehi dan menyimpan ribuan naskah kuno yang memiliki nilai sejarah luar biasa.

Keberadaan perpustakaan tertua di dunia menunjukkan betapa pentingnya budaya membaca dan mendokumentasikan pengetahuan sejak ribuan tahun lalu. Meskipun sebagian bangunannya telah rusak atau bahkan musnah, jejak sejarah yang ditinggalkan masih menjadi perhatian para sejarawan hingga saat ini.

Banyak dari perpustakaan tertua di dunia tersebut menjadi pusat pendidikan, penelitian, hingga pertukaran budaya antarbangsa. Berikut lima perpustakaan tertua yang dikenal memiliki sejarah panjang dan berpengaruh terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dunia.

Baca Juga: MIT Jadi Universitas Luar Negeri Terbaik di Dunia, Ini Keunggulan dan Fakta Menariknya

Perpustakaan Alexandria yang berada di Alexandria, Mesir, merupakan salah satu perpustakaan paling terkenal dalam sejarah dunia. Perpustakaan ini menjadi bagian dari lembaga penelitian besar bernama Mouseion yang didedikasikan bagi pengembangan seni dan ilmu pengetahuan.

Sejarah mencatat perpustakaan ini mulai dibangun pada masa Dinasti Ptolemaios, diperkirakan antara tahun 285 hingga 246 sebelum Masehi. Koleksinya didominasi gulungan papirus yang berisi berbagai karya ilmiah, sastra, hingga filsafat dari berbagai wilayah.

Karena besarnya koleksi yang dimiliki, Perpustakaan Alexandria menjadi simbol kejayaan ilmu pengetahuan pada masa Yunani Helenistik.

Baca Juga: Cara Cepat Menghafal Perkalian 1-10 Tanpa Menghafal Semua Tabel, Siswa Wajib Tahu!

Perpustakaan Pergamon terletak di wilayah Pergamon yang kini termasuk Turki. Pada masa dunia kuno, perpustakaan ini menjadi pesaing utama Perpustakaan Alexandria.

Bangunan tersebut didirikan pada abad ke-3 sebelum Masehi dan dipercaya mampu menyimpan sekitar 200 ribu naskah. Berbeda dengan Alexandria yang banyak menggunakan papirus, koleksi di Pergamon sebagian besar ditulis pada perkamen yang kemudian digulung dan disimpan di rak-rak khusus.

Keberadaan perpustakaan ini turut mendorong perkembangan teknologi penulisan menggunakan kulit hewan yang dikenal sebagai perkamen.

Baca Juga: Trik Cepat Perkalian Tanpa Kalkulator, Cara Mudah Menghitung dalam 3 Detik

Library of Celsus berada di Kota Ephesus, Turki. Bangunan megah ini selesai dibangun sekitar tahun 135 Masehi sebagai bentuk penghormatan kepada Tiberius Julius Celsus Polemaeanus.

Halaman:

Tags

Terkini