pendidikan

Dinamika Pendidikan pada Masa Orde Lama dan Orde Baru, Begini Perubahan Sistem dan Kurikulumnya

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:40 WIB
SEJARAH PENDIDIKAN INDONESIA

PETACENDEKIA.ID - Dinamika pendidikan pada masa Orde Lama dan Orde Baru menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan sejarah pendidikan Indonesia. Setelah berhasil membangun fondasi pendidikan pascakemerdekaan, pemerintah kembali melakukan berbagai penyesuaian kebijakan sesuai dengan arah politik dan pembangunan nasional. Perubahan tersebut memengaruhi tujuan pendidikan, kurikulum, hingga sistem pembelajaran yang diterapkan di sekolah.

Perkembangan dinamika pendidikan pada masa Orde Lama dan Orde Baru menunjukkan bahwa dunia pendidikan tidak pernah lepas dari kondisi sosial dan politik yang sedang berlangsung. Masing-masing pemerintahan memiliki kebijakan yang berbeda dalam menentukan arah pendidikan demi mendukung visi pembangunan bangsa.

Masa Orde Lama berlangsung sekitar tahun 1950 hingga 1966 di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno. Pada periode ini, pendidikan diarahkan untuk membentuk masyarakat yang memiliki semangat nasionalisme serta mendukung cita-cita revolusi Indonesia.

Baca Juga: Daftar SMA Terbaik di Indonesia Versi LTMPT, Ini Rahasia Sekolah Peringkat 1 dan 2 Tetap Berprestasi Saat Pandemi

Pemerintah saat itu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan konsep Manipol-USDEK yang menjadi pedoman pembangunan nasional. Pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk warga negara yang memiliki kesadaran politik, semangat kebangsaan, dan rasa cinta tanah air.

Selain itu, pemerintah memperkenalkan konsep Pancawardhana, yaitu sistem pendidikan yang menitikberatkan pada pengembangan moral, kecerdasan, emosional atau artistik, keterampilan, dan jasmani peserta didik agar berkembang secara menyeluruh.

Pada masa ini pula diterapkan Hari Krida, yaitu kegiatan yang diisi dengan aktivitas kebudayaan, olahraga, kesenian, dan kerja bakti sebagai bagian dari proses pendidikan karakter siswa.

Baca Juga: Nurul Fikri Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Ini Keunggulan dan Program Belajarnya

Pendidikan pada era Orde Lama sangat menekankan pembentukan jiwa patriotisme. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan semangat mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Namun, dalam praktiknya kebijakan pendidikan juga dipengaruhi situasi politik yang berkembang saat itu. Akibatnya, arah pendidikan sering kali mengikuti dinamika pemerintahan sehingga proses pembelajaran lebih banyak dipengaruhi kepentingan ideologi negara.

Meski demikian, masa Orde Lama tetap memberikan kontribusi penting dalam membangun identitas pendidikan nasional setelah Indonesia merdeka.

Baca Juga: 00:00:00 Halo guys ketemu lagi nih sama gue Gilang Ramadhan di channel Republika mahasiswa di video kali ini kita bakal ngebahas tentang enam bimbel

Memasuki masa Orde Baru pada tahun 1966, pemerintah melakukan berbagai pembaruan dalam sektor pendidikan. Di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, pendidikan diarahkan untuk mendukung program pembangunan nasional dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Landasan pendidikan diperkuat melalui Ketetapan MPRS Nomor XXVII Tahun 1966 yang menegaskan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah membentuk manusia Pancasila yang berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945.

Halaman:

Tags

Terkini