Sekolah untuk anak-anak Belanda memiliki fasilitas, kurikulum, dan kualitas pendidikan yang jauh lebih baik dibandingkan sekolah yang diperuntukkan bagi masyarakat pribumi. Kebijakan tersebut mencerminkan tujuan pemerintah kolonial yang lebih mengutamakan kepentingan administrasi dibanding pemerataan pendidikan.
Selain itu, kurikulum yang diterapkan juga mengikuti sistem pendidikan di Belanda melalui prinsip konkordansi. Dengan sistem ini, penyelenggaraan pendidikan di Hindia Belanda disesuaikan dengan standar yang berlaku di negeri asal penjajah.
Tujuan utamanya adalah menghasilkan tenaga kerja yang terampil untuk membantu jalannya pemerintahan kolonial dengan biaya yang relatif murah.
Pada tahun 1942, Jepang mengambil alih kekuasaan dari Belanda. Sistem pendidikan kembali mengalami perubahan sesuai dengan kepentingan pemerintah militer Jepang.
Banyak sekolah peninggalan Belanda ditutup atau diubah namanya. Pemerintah Jepang juga menyederhanakan jenjang pendidikan dan mewajibkan para pelajar mengikuti latihan militer sebagai bagian dari upaya mendukung kebutuhan perang.
Baca Juga: Universitas Indonesia Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Januari 2026
Bahasa Belanda mulai ditinggalkan dan penggunaan bahasa Indonesia semakin diperluas dalam kegiatan belajar mengajar. Meski masa pendudukan Jepang relatif singkat, perubahan tersebut turut memengaruhi perkembangan sistem pendidikan nasional setelah Indonesia merdeka.
Terlepas dari berbagai kepentingan politik yang melatarbelakanginya, kedatangan bangsa Eropa membawa perubahan besar terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Konsep sekolah formal, kurikulum, jenjang pendidikan, administrasi sekolah, hingga sistem pengajaran modern mulai berkembang pada masa kolonial.
Setelah Indonesia merdeka, pemerintah melakukan berbagai penyempurnaan dengan menghilangkan unsur diskriminasi dan membangun sistem pendidikan yang lebih merata bagi seluruh rakyat.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pengaruh bangsa Eropa menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah pendidikan Indonesia. Dari sistem yang awalnya dibangun untuk kepentingan penjajah, pendidikan kemudian berkembang menjadi sarana utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun sumber daya manusia yang berkualitas.