Baca Juga: Ganesha Operation Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Simak Program dan Keunggulannya
Setelah Portugis, Belanda memperkenalkan sistem pendidikan bercorak Kristen Protestan. Sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah kolonial menjadi bagian dari upaya memperluas pengaruh agama sekaligus mendukung administrasi pemerintahan kolonial.
Meskipun tujuan awalnya berkaitan dengan kepentingan agama dan kolonialisme, keberadaan sekolah-sekolah tersebut turut memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan formal.
Pengaruh berbagai ajaran agama tersebut menjadi fondasi penting dalam perkembangan pendidikan Indonesia. Setiap agama membawa pendekatan pembelajaran yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk manusia yang berilmu, berakhlak, dan memiliki karakter yang baik.
Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta penghormatan kepada guru telah diperkenalkan sejak masa pendidikan berbasis agama dan masih menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan hingga saat ini.
Selain melahirkan berbagai lembaga pendidikan, perkembangan tersebut juga membentuk budaya belajar masyarakat Indonesia yang terus berkembang dari generasi ke generasi.
Sejarah pendidikan Indonesia menunjukkan bahwa perkembangan dunia pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh nilai-nilai agama yang telah tumbuh sejak masa kerajaan.
Padepokan, pesantren, madrasah, hingga sekolah-sekolah yang didirikan oleh misionaris menjadi bagian dari perjalanan panjang pendidikan nasional. Warisan tersebut terus hidup dan berkembang, bahkan banyak lembaga pendidikan berbasis agama yang masih menjadi pilihan masyarakat hingga sekarang.
Melalui perjalanan sejarah yang panjang inilah, sistem pendidikan Indonesia terus bertransformasi menjadi lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan karakter yang telah diwariskan sejak masa lampau.
Source:youtube/@archillaxture7285