• Jumat, 10 Juli 2026

Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kampus Pertanian Berstandar Internasional dengan Fasilitas Lengkap

- Selasa, 7 Juli 2026 | 16:40 WIB
 Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya terus mencetak lulusan unggul melalui pendidikan berkualitas, fasilitas lengkap, dan inovasi pertanian berkelanjutan berstandar internasional.
Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya terus mencetak lulusan unggul melalui pendidikan berkualitas, fasilitas lengkap, dan inovasi pertanian berkelanjutan berstandar internasional.

 

PETACENDEKIA.ID – Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) menjadi salah satu fakultas pertanian terbaik di Indonesia yang terus berkomitmen mencetak lulusan profesional, beretika, dan mampu bersaing di tingkat internasional. Berdiri sejak tahun 1960, Fakultas Pertanian UB kini memiliki beragam program studi unggulan dengan dukungan fasilitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang modern.

Sebagai salah satu fakultas tertua di lingkungan Universitas Brawijaya, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya menawarkan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan pertanian berkelanjutan di kawasan tropis. Kurikulum yang diterapkan dirancang untuk menjawab tantangan dunia pertanian modern sekaligus mendukung pembangunan sektor agribisnis nasional.

Saat ini, FP UB memiliki empat jurusan utama, yakni Jurusan Tanah, Jurusan Budidaya Pertanian, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, serta Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Selain itu tersedia pula berbagai program pascasarjana yang mengombinasikan kompetensi akademik dengan kebutuhan praktisi di sektor publik maupun bisnis.

Baca Juga: Daftar SMA Terbaik di Indonesia Versi LTMPT, Ini Rahasia Sekolah Peringkat 1 dan 2 Tetap Berprestasi Saat Pandemi

Jurusan Tanah memfokuskan kajian pada pelestarian lingkungan, pengelolaan kesuburan tanah, ketersediaan sumber daya air, hingga manajemen sumber daya alam termasuk agroforestri. Seluruh pembelajaran diarahkan untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan melalui pendekatan ekologi dan ekonomi yang seimbang.

Sementara itu, Jurusan Budidaya Pertanian mempelajari berbagai teknik peningkatan produksi tanaman secara berkelanjutan. Mahasiswa dibekali ilmu mengenai genotipe tanaman, fisiologi tanaman, penampilan fisik tanaman, hingga pengaruh iklim mikro maupun makro terhadap pertumbuhan tanaman.

Di Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, pengembangan keilmuan dilakukan melalui penerapan konsep Integrated Pest Management (IPM) dan berbagai inovasi pengendalian organisme pengganggu tanaman. Jurusan ini juga mendukung program nasional pertanian organik untuk menghasilkan produk pertanian yang sehat dan bebas bahan kimia sintetis berbahaya.

Baca Juga: Nurul Fikri Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Ini Keunggulan dan Program Belajarnya

Adapun Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian mempelajari analisis ekonomi pertanian nasional maupun global, literasi keuangan, pemasaran, perilaku konsumen, komunikasi agribisnis, hingga pemberdayaan masyarakat pedesaan.

Sejak berdiri, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya terus meningkatkan kualitas pendidikan. Saat ini fakultas memiliki 11 program studi dengan sebagian besar telah meraih akreditasi A dari BAN-PT serta sejumlah program sarjana yang telah memperoleh sertifikasi internasional.

Untuk menunjang kegiatan akademik, FP UB memiliki 15 pusat kajian, dua jurnal ilmiah terindeks Scopus, 20 laboratorium keilmuan, serta tiga laboratorium lapang yang menjadi pusat penelitian mahasiswa maupun dosen.

Baca Juga: 00:00:00 Halo guys ketemu lagi nih sama gue Gilang Ramadhan di channel Republika mahasiswa di video kali ini kita bakal ngebahas tentang enam bimbel

Fasilitas lain yang dimiliki antara lain hutan pendidikan seluas 554 hektare, Agroteknopark Kebun Percobaan Jatikerto sebagai pusat pengembangan teknologi budidaya tanaman dataran rendah, Kebun Cangar untuk komoditas dataran tinggi, serta Kebun Percobaan Jatimulyo yang dimanfaatkan sebagai sarana urban farming dan penelitian pertanian modern.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cendikiawan Tristan Valentino

Tags

Artikel Terkait

Terkini