PETACENDEKIA.ID - Sejarah Universitas Brawijaya menjadi salah satu topik yang banyak dicari calon mahasiswa maupun masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia. Kampus yang berpusat di Kota Malang, Jawa Timur, ini telah berkembang pesat sejak berdiri lebih dari setengah abad lalu hingga menjadi universitas berdaya saing internasional.
Universitas Brawijaya (UB) dikenal sebagai salah satu kampus favorit di Indonesia. Dengan visi menjadi entrepreneurial university bertaraf internasional, UB terus berupaya menghasilkan lulusan yang mandiri, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat global melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Perjalanan Sejarah Universitas Brawijaya dimulai pada 1958 melalui Yayasan Perguruan Tinggi Malang yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya universitas tersebut. Pada 3 Oktober 1961, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, memberikan nama "Universitas Brawijaya", yang diambil dari gelar raja-raja Kerajaan Majapahit.
Perkembangan UB tidak selalu berjalan mulus. Pada masa pergolakan politik nasional akibat peristiwa G30S/PKI tahun 1965, aktivitas perguruan tinggi sempat terdampak. Namun memasuki tahun 1969, kondisi mulai membaik sehingga pembangunan sarana dan prasarana kampus dapat dilakukan secara bertahap.
Tonggak penting lainnya terjadi pada Desember 2004 ketika senat universitas menetapkan kebijakan otonomi kampus. Selanjutnya, sejak 2006 UB mulai mengarahkan pengembangannya sebagai entrepreneurial university yang memiliki standar internasional.
Saat ini Universitas Brawijaya memiliki empat kampus yang tersebar di Malang, Kediri, dan Jakarta. Selain itu, UB juga mengelola aset seluas sekitar 1.720 hektare yang dimanfaatkan untuk kegiatan akademik, laboratorium, penelitian, hingga lahan percobaan pertanian dan peternakan.
Baca Juga: Nurul Fikri Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Ini Keunggulan dan Program Belajarnya
Sejumlah lokasi seperti Sumbersekar, Jatikerto, dan Cangar menjadi pusat pembelajaran lapangan bagi mahasiswa. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan juga memiliki laboratorium perikanan air payau dan laut di Probolinggo yang mendukung penelitian secara langsung.
UB terus memperluas layanan pendidikan dengan menyediakan 12 fakultas, dua program setara fakultas, satu program vokasi, dan satu program pascasarjana. Secara keseluruhan tersedia sekitar 141 program studi yang mencakup berbagai bidang ilmu.
Fasilitas laboratorium modern menjadi salah satu kekuatan utama kampus ini. Berbagai penelitian, inovasi teknologi, hingga karya ilmiah lahir dari laboratorium yang didukung peralatan canggih dan tenaga laboran profesional. Hasil riset tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia.
Universitas Brawijaya juga dikenal memiliki prestasi akademik yang membanggakan. Beberapa program studi berhasil memperoleh akreditasi ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA), sekaligus memperkuat reputasi internasional kampus.
Artikel Terkait
Ganesha Operation Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Simak Program dan Keunggulannya
00:00:00 Halo guys ketemu lagi nih sama gue Gilang Ramadhan di channel Republika mahasiswa di video kali ini kita bakal ngebahas tentang enam bimbel
Review Kantin Sekolah Ciputra: Cashless, Menu Sehat, hingga Lili Catering Jadi Favorit Siswa
Nurul Fikri Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Ini Keunggulan dan Program Belajarnya
Daftar SMA Terbaik di Indonesia Versi LTMPT, Ini Rahasia Sekolah Peringkat 1 dan 2 Tetap Berprestasi Saat Pandemi