• Jumat, 10 Juli 2026

Sejarah FEB Universitas Brawijaya, Perjalanan 61 Tahun Cetak SDM Unggul hingga Raih Akreditasi Internasional

- Selasa, 7 Juli 2026 | 15:40 WIB
61 tahun mengabdi, FEB Universitas Brawijaya terus mencetak generasi unggul dan menorehkan prestasi hingga tingkat internasional.
61 tahun mengabdi, FEB Universitas Brawijaya terus mencetak generasi unggul dan menorehkan prestasi hingga tingkat internasional.

 

PETACENDEKIA.ID – Sejarah FEB Universitas Brawijaya menjadi bukti perjalanan panjang salah satu fakultas ekonomi terbaik di Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Memasuki usia ke-61 tahun, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya mengenang berbagai pencapaian yang telah diraih sejak awal berdirinya hingga menjadi institusi pendidikan berstandar internasional.

Perjalanan Sejarah FEB Universitas Brawijaya dimulai pada pertengahan tahun 1957 ketika embrio fakultas ini lahir dari Perguruan Tinggi Ekonomi Malang (PTEM) yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Ekonomi Malang. Selanjutnya, pada 3 Oktober 1961, PTEM resmi bergabung menjadi bagian dari Universitas Brawijaya dengan nama Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (FE UB).

Dalam enam dekade terakhir, Sejarah FEB Universitas Brawijaya diwarnai berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan dosen, minimnya fasilitas pendidikan, hingga kondisi politik nasional yang memengaruhi proses pembelajaran. Namun, seluruh tantangan tersebut mampu dihadapi melalui berbagai pembenahan yang berkelanjutan sehingga fakultas ini terus berkembang hingga menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.

Baca Juga: Daftar SMA Terbaik di Indonesia Versi LTMPT, Ini Rahasia Sekolah Peringkat 1 dan 2 Tetap Berprestasi Saat Pandemi

Pada dekade pertama, FE UB menghadapi keterbatasan sumber daya manusia serta fasilitas pendidikan yang belum memadai. Meski demikian, berbagai langkah pengembangan mulai dilakukan, termasuk pemindahan lokasi perkuliahan dan pembentukan Jurusan Ekonomi Umum serta Jurusan Ekonomi Perusahaan yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya berbagai program studi di lingkungan fakultas.

Memasuki dekade kedua, pengembangan akademik semakin pesat. Program Sarjana Akuntansi mulai dibuka pada tahun 1978, disusul program non-gelar Administrasi Perusahaan yang kemudian berkembang menjadi Diploma III Akuntansi. Di periode yang sama, pembangunan berbagai fasilitas seperti gedung kuliah, mushola, dan kantin turut meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Dekade ketiga menjadi fase percepatan pembangunan. FEB UB membangun berbagai gedung baru, memperluas laboratorium komputer, serta membuka program Diploma III Perpajakan, Diploma III Perbankan, hingga Program Sarjana Ekstensi Akuntansi. Fakultas juga mulai meningkatkan kompetensi dosen melalui pendidikan di luar negeri sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.

Baca Juga: Nurul Fikri Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Ini Keunggulan dan Program Belajarnya

Selain itu, Program Magister Manajemen mulai dibentuk sebagai bagian dari pengembangan pendidikan pascasarjana. Jurusan Akuntansi dan Manajemen juga mulai mengikuti berbagai kompetisi pendidikan tingkat internasional yang menjadi tonggak peningkatan kualitas akademik.

Memasuki dekade keempat, seluruh jurusan berhasil memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional. Berbagai inovasi terus dilakukan melalui pengembangan sistem informasi akademik berbasis komputer, pembangunan gedung baru, hingga pembukaan Program Doktor Ilmu Ekonomi. Program pascasarjana juga mulai dikelola secara mandiri dengan dukungan fasilitas yang semakin lengkap.

Transformasi besar terjadi pada dekade kelima ketika Fakultas Ekonomi resmi berubah menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Perubahan ini menjadi tonggak penting yang diikuti berbagai prestasi internasional, termasuk perolehan akreditasi ABEST21 dari Jepang untuk sejumlah program studi serta penghargaan Excellence Award for Interactive Teaching and Learning yang menjadi kebanggaan karena merupakan yang pertama di Indonesia saat itu.

Baca Juga: 00:00:00 Halo guys ketemu lagi nih sama gue Gilang Ramadhan di channel Republika mahasiswa di video kali ini kita bakal ngebahas tentang enam bimbel

FEB UB juga membangun gedung utama berbentuk huruf "W" yang melambangkan Wisdom sebagai ikon baru fakultas. Di periode ini dibuka pula Program Studi Ekonomi Islam, Ekonomi Keuangan dan Perbankan, Sarjana Kewirausahaan, hingga Program Doktor Manajemen Kampus Jakarta.

Pandemi COVID-19 menjadi tantangan besar yang harus dihadapi FEB UB. Seluruh aktivitas pembelajaran bertransformasi menjadi sistem daring dan hybrid. Meski demikian, fakultas mampu beradaptasi dengan cepat melalui pemanfaatan teknologi informasi sehingga proses pendidikan tetap berjalan optimal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cendikiawan Tristan Valentino

Tags

Artikel Terkait

Terkini