belajar

Cara Membuat Video AI dengan Gemini AI, Ini 10 Workflow agar Hasil Lebih Profesional

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:00 WIB

PETACENDEKIA.ID – Cara membuat video AI dengan Gemini AI dan ChatGPT kini semakin banyak dicari para kreator konten yang ingin menghasilkan video berkualitas dengan proses yang lebih cepat. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memungkinkan proses produksi video dilakukan mulai dari mencari ide hingga video siap dipublikasikan hanya dengan bantuan beberapa aplikasi.

Salah satu workflow yang banyak digunakan adalah mengombinasikan ChatGPT untuk menyusun konsep dan naskah, kemudian memanfaatkan Gemini AI untuk menghasilkan gambar serta video AI. Metode ini dinilai mampu menghasilkan video yang lebih terstruktur dan memiliki visual yang konsisten.

Melalui kanal YouTube Cozidef, kreator membagikan alur kerja atau workflow yang terdiri dari 10 langkah, mulai dari proses brainstorming hingga video siap diunggah ke YouTube, TikTok, maupun Instagram.

Baca Juga: Jerome Polin Sarankan Susun Jadwal Belajar Harian, Kunci Konsisten Hadapi UTBK dan Ujian

Langkah pertama dimulai dengan mencari ide menggunakan ChatGPT. AI dimanfaatkan untuk melakukan brainstorming topik, menentukan sudut pandang (angle), mengenali target audiens, serta menetapkan tujuan pembuatan video.

Setelah ide diperoleh, ChatGPT kembali digunakan untuk menyusun outline atau kerangka video sebelum dikembangkan menjadi naskah yang lengkap sesuai gaya penyampaian yang diinginkan.

Tahap berikutnya adalah membuat storyboard dari naskah yang telah disusun. ChatGPT diminta memecah isi naskah menjadi beberapa scene lengkap dengan deskripsi visual pada setiap adegan.

Baca Juga: University of Oxford, Universitas Luar Negeri Tertua yang Masih Jadi Kampus Impian Mahasiswa Dunia

Setelah storyboard selesai, ChatGPT juga dimanfaatkan untuk membuat prompt yang detail. Prompt tersebut berisi arahan mengenai gaya visual, sudut pengambilan gambar (camera angle), pencahayaan, suasana (mood), hingga detail objek yang nantinya digunakan di Gemini AI.

Prompt yang rinci dinilai sangat penting karena akan memengaruhi kualitas gambar maupun video yang dihasilkan AI.

Alih-alih langsung menghasilkan video, workflow ini menyarankan pengguna untuk membuat gambar terlebih dahulu menggunakan Gemini AI.

Baca Juga: University of Oxford, Universitas Luar Negeri Tertua yang Masih Jadi Kampus Impian Mahasiswa Dunia

Prompt yang telah dibuat dimasukkan ke Gemini AI hingga menghasilkan beberapa pilihan gambar. Pengguna kemudian memilih hasil terbaik untuk dijadikan referensi pada proses pembuatan video.

Apabila gambar yang dihasilkan belum sesuai harapan, proses generate dapat diulang beberapa kali hingga memperoleh visual yang benar-benar sesuai dengan konsep cerita.

Halaman:

Tags

Terkini