Sementara pada 86 × 84, angka depan 8 dikalikan 9 sehingga menjadi 72. Angka satuan 6 × 4 menghasilkan 24. Hasil akhirnya adalah 7.224.
Pengajar juga mengingatkan bahwa apabila hasil perkalian angka satuan hanya satu digit, maka harus ditulis menjadi dua digit dengan menambahkan angka nol di depannya. Contohnya pada 91 × 99.
Baca Juga: Ganesha Operation Jadi Bimbel Offline Populer di Indonesia, Simak Program dan Keunggulannya
Angka depan dihitung 9 × 10 sehingga menghasilkan 90. Angka satuannya adalah 1 × 9 = 9. Karena bagian belakang harus terdiri dari dua digit, maka ditulis menjadi 09 sehingga hasil akhirnya adalah 9.009.
Trik ini ternyata tidak hanya berlaku untuk bilangan dua digit. Teknik yang sama juga dapat diterapkan pada bilangan tiga digit selama memenuhi syarat yang sama.
Sebagai contoh, 117 × 113. Angka depannya sama-sama 11, sehingga dihitung 11 × 12 = 132. Sementara angka satuannya adalah 7 × 3 = 21. Hasil akhirnya menjadi 13.221.
Baca Juga: Review Kantin Sekolah Ciputra: Cashless, Menu Sehat, hingga Lili Catering Jadi Favorit Siswa
Menurut penjelasan dalam video, kunci utama penggunaan metode ini bukan sekadar menghafal rumus, melainkan memahami pola bilangan yang muncul. Dengan demikian, siswa dapat mengetahui kapan trik tersebut bisa digunakan dan kapan harus memakai metode perkalian biasa.
Meski demikian, teknik ini memiliki keterbatasan karena hanya berlaku apabila dua syarat utama terpenuhi, yaitu angka depan sama dan jumlah angka satuan sama dengan 10. Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, maka diperlukan metode perkalian lainnya.
Melalui latihan yang rutin, trik cepat perkalian ini dapat membantu siswa menghemat waktu saat mengerjakan soal matematika, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berhitung tanpa bantuan kalkulator.
source: youtube@eduvidofficial