Guru juga menegaskan bahwa benda yang memiliki berat lebih besar mampu menopang atau mengangkat beban lebih banyak. Sebaliknya, benda yang lebih ringan memiliki kemampuan lebih kecil dibandingkan benda yang berat.
Penjelasan sederhana seperti ini membuat anak lebih mudah memahami hubungan antara jumlah satuan pengukuran dengan berat suatu benda.
Baca Juga: Jerome Polin Bagikan Tips Memahami Konsep Dasar agar Belajar Lebih Efektif, Cocok untuk Persiapan
Penggunaan kelereng sebagai alat bantu belajar termasuk contoh satuan tidak baku yang sering digunakan dalam pembelajaran matematika tingkat dasar. Metode ini dinilai efektif karena siswa dapat melihat dan menghitung secara langsung tanpa harus memahami satuan berat standar seperti gram atau kilogram.
Selain meningkatkan kemampuan berhitung, kegiatan membandingkan berat benda juga melatih kemampuan observasi, berpikir kritis, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh.
Melalui media sederhana berupa boneka dan kelereng, konsep matematika yang awalnya terlihat sulit menjadi lebih mudah dipahami. Anak tidak hanya menghafal teori, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga materi lebih mudah diingat dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: 10 Perpustakaan Terbesar dan Termegah di Dunia, Ada yang Menyimpan Lebih dari 30 Juta Buku!
Pendekatan pembelajaran berbasis benda konkret seperti ini menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan konsep dasar matematika sejak dini. Dengan latihan yang berulang, siswa akan semakin terbiasa membandingkan berbagai benda berdasarkan beratnya dan mampu menerapkan konsep tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
source: youtube@Ruangguru