PETACENDEKIA.ID – Educazo AI menjadi salah satu platform kecerdasan buatan yang mulai banyak dilirik oleh kreator digital karena mampu membantu proses pembuatan ebook secara otomatis hanya dalam hitungan menit. Dengan dukungan berbagai model AI terbaru, pengguna kini bisa menghasilkan ebook profesional tanpa harus memiliki kemampuan menulis yang mendalam.
Melalui platform Educazo AI, proses penyusunan ebook menjadi jauh lebih praktis. Pengguna hanya perlu menentukan topik yang ingin dibahas, memilih bahasa, mengatur jumlah bab, lalu sistem akan menyusun outline hingga isi ebook secara otomatis. Hasil akhirnya bahkan dapat langsung diekspor ke format PDF dan siap dipasarkan sebagai produk digital.
Tren pemanfaatan AI untuk membuat ebook juga semakin berkembang karena dinilai mampu memangkas waktu produksi secara signifikan. Jika sebelumnya proses penulisan membutuhkan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu, kini sebuah ebook dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 10 menit menggunakan bantuan teknologi AI.
Baca Juga: Djarum Beasiswa Plus Tak Hanya Memberikan Dana Pendidikan
Proses pembuatan ebook diawali dengan memilih bahasa yang akan digunakan. Saat ini platform menyediakan pilihan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Setelah itu, pengguna cukup memasukkan topik ebook yang ingin dibuat. Selanjutnya tersedia pengaturan jumlah modul atau bab yang diinginkan, mulai dari satu hingga sepuluh bab, lengkap dengan jumlah materi pada setiap modul.
Platform ini juga menyediakan beberapa jenis output yang dapat dipilih, mulai dari ebook, e-course, presentasi, script video hingga konten media sosial. Untuk kategori tulisan, pengguna bisa menentukan apakah ingin membuat karya nonfiksi maupun fiksi seperti novel atau cerpen.
Baca Juga: Bidikmisi, Solusi bagi Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu
Salah satu keunggulan Educazo AI adalah tersedianya berbagai model kecerdasan buatan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Beberapa model yang tersedia antara lain GPT-5, Grok, Gemini, hingga GLM.
Setiap model memiliki estimasi penggunaan kredit yang berbeda. Model GPT-5 menawarkan kualitas penulisan yang lebih baik meskipun membutuhkan waktu proses sedikit lebih lama dibanding model lainnya. Sementara model GLM maupun Grok menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin lebih hemat penggunaan kredit.
Setelah menentukan model AI, pengguna cukup menekan tombol pembuatan proyek dan sistem akan mulai menyusun outline sebelum melanjutkan proses penulisan seluruh isi ebook secara otomatis.
Baca Juga: Jerome Polin Anjurkan Bentuk Grup Belajar Online, Dinilai Bisa Tingkatkan Motivasi Belajar
Outline ebook umumnya selesai dibuat dalam waktu sekitar satu menit. Setelah itu sistem melanjutkan penyusunan seluruh isi ebook berdasarkan struktur yang telah dibuat.